Home Internasional Alasan Covid 19, Jenasah Darmini (PMI) tidak dapat di pulangkan

Alasan Covid 19, Jenasah Darmini (PMI) tidak dapat di pulangkan

99
0
SHARE
Alasan Covid 19, Jenasah Darmini (PMI) tidak dapat di pulangkan

Keterangan Gambar : Photo Kenangan Almarhuma Darinih bersama keluarga

mediaMERAHPUTIH.com - Indramayu,  Duka menyelimuti keluarga Darmini, bagaimana tidak, setelah bekerja  10 tahun, kabar yang datang  adalah berita kematiannya. Darmini Bt. Tarim 51 tahun, adalah buruh migran yang bekerja di Negara Amman sebagai asissten rumah tangga.

Bekerja sejak Tahun 2010 dan sempat cuti pada Tahun 2019, meninggal pada Hari Sabtu, 11 Maret 2021 akibat gagal jantung dan komplikasi Virus Covid – 19  sesuai keterangan  dari pejabat setempat.

Darmini, meninggalkan seorang suami, Casmadi dan dua orang anak, Suryanto dan Toni, mereka sangat berharap pada pemerintah agar dapat memulangkan jenasah ibu mereka, meskipun sudah ada pernyataan dari KBRI  di Amman bahwa jenasah Darmini tidak dapat dipulangkan karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan. Hal tersebut juga dikatakan oleh adik kandung almarhumah bahwa pihak KBRI telah menghubungi pihak keluarga bahwa jenasah dimakamkan di pemakaman umum syahab pada Sabtu, Tgl. 20 Maret 2021, prosesi pemakaman dilaksanakan oleh pihak majikan.

Pihak keluarga telah menerima sisa gaji Darmini sebesar Rp. 6.800.000,-  namun pihak keluarga sangat berharap pada pemerintah selain dapat memulangkan jenasah almarhum, juga berharap dapat segera menyelesaikan asuransi kematian.”kami sangat berharap pemerintah dapat memberikan perhatian pada keluarga kami, Ibu adalah tulang punggung keluarga kami” demikian yang disampaikan oleh putra almarhumah.

Darmini, satu dari sekian ribu  PMI  yang mengadu nasib ke negeri orang, rela meninggalkan keluarga demi mengangkat perekonomian keluarga, menjadi penyumbang devisa negara bahkan sering juga disebut pahlawan devisa, namun terkadang hak-hak yang melekat pada dirinya diabaikan begitu sang “buruh” meninggal, haknya ikut terkubur. Besar harapan keluarga agar dapat memperhatikan hak yang harus didapatkan oleh Darmini.

Advokasi yang dilakukan oleh APTKI-HAM adalah melakukan mediasi agar segala hak-hak yang melekat pada Darmini dapat segera terealisasi, menghimbau pihak terkait untuk dapat memberikan bantuan pada keluarga korban, demikian disampaikan oleh Sekjen APTKI-HAM, Hamsya. 

Daeng Amin