Home Dunia Islam Etika Terbaik kepada Orangtua Menurut Imam al-Ghazali

Etika Terbaik kepada Orangtua Menurut Imam al-Ghazali

83
0
SHARE
Etika Terbaik kepada Orangtua Menurut Imam al-Ghazali

Keterangan Gambar : bakti kepada orang Tua

mediaLABOUR.com - Jakarta,  Salah satu kunci masuk surga adalah berbakti kepada orangtua, dan mempunyai etika baik kepadanya.

Rasulullah SAW,  mengecam mereka yang masih mendapati kedua orangtuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya, namun menyia-nyiakannya begitu saja.

Tidak hanya itu, ridha Allah itu tergantung pada ridha orang tua. Begitupun dengan murka-Nya, tergantung pada murka orang tua.

Salah satu kunci untuk mendapatkan ridha Allah adalah dengan berbakti pada orang tua.

Al-Qur’an memberikan perhatiannya terhadap etika seorang anak kepada orang tuanya dengan baik. Perintah untuk berbakti kepada kedua orang disebut di dalam salah satunya dalam QS. Luqman ayat 14:

“Kami berwasiat kepada manusia terhadap kedua orang tuanya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan amat payah dan menyapihnya dalam waktu dua tahun agar ‘Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada-Ku tempat kembali” (QS. Al Luqman: 14)

Bagaimana dengan etika terbaik kita kepada orang tua di kehidupan nyata?

Imam Al-Ghazali,  menuliskan beberapa etika yang terbaik dalam berbakti kepada orang tua dalam kitab Bidayatul Hidayah. Beliau menyebutnya dengan sebagai berikut :

“Jika kau memiliki kedua orang tua, maka tata krama seorang anak terhadap keduanya adalah mendengarkan ucapan keduanya, berdiri ketika keduanya berdiri, mematuhi perintah keduanya, tidak berjalan di depan keduanya (kecuali terpaksa karena keadaan), tidak mengeraskan suara melebihi suara keduanya, menjawab panggilan keduanya, berupaya keras mengejar ridha keduanya, bersikap rendah hati terhadap keduanya, tidak mengungkit kebaktian terhadap keduanya atau kepatuhan atas perintah keduanya, tidak memandang keduanya dengan pandangan murka, tidak memasamkan wajah di hadapan keduanya, dan tidak melakukan perjalanan tanpa izin keduanya”

Beberapa etika terbaik yang disebutkan Imam Al Ghazali adalah mendengarkan ucapannya, berdiri ketika keduanya berdiri (untuk menghormati), mematuhi perintahnya, tidak mendahuluinya ketika berjalan, tidak mengabaikan panggilannya, berusaha mengejar ridhanya, rendah hati kepada keduanya, ikhlas dalam berbakti, meneduhkan pandangan, tidak bermuka masam, dan meminta izinnya ketika hendak bepergian.

Etika tersebut menyadarkan beberapa akhlak mulia yang seharusnya kita terapkan seterusnya kepada orang tua dimanapun berada. Terlebih dalam berusaha keras untuk mendapatkan ridha kedua orang tua. Sebab bagaimanapun juga, ridha orang tua inilah yang berpengaruh besar dalam kesuksesan kita. Bila ingin sukses, berbaktilah kepada orang tua. Dan jadikan orang tua sebagai alasan terkuat untuk sukses. Karena niat yang baik dan diridhai orang tua akan menjadikan mudah bagi Allah untuk memberikan kesuksesan yang kita inginkan.

Panrita Soppeng