Home Teknologi Keberhasilan tanaman padi Varietas IPB 3S mendapat apresiasi Presiden Jokowi

Keberhasilan tanaman padi Varietas IPB 3S mendapat apresiasi Presiden Jokowi

42
0
SHARE
Keberhasilan tanaman padi Varietas IPB 3S mendapat apresiasi Presiden Jokowi

Keterangan Gambar : Jokowi

mediaLABOUR.com -  Malang,  Kabupaten Malang, id-Petani Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang berhasil mengembangkan tanaman padi varietas IPB 3S. Dimana kualitas padi itu, dari hasil tanam seluas 1 hektare memperoleh 12 ton.

Untuk itu, atas pengembangan jenis tanaman padi tersebut, Presiden RI Joko Widodo memberikan apresiasi kepada petani Desa Kanigoro, dengan pujian karena melihat secara langsung hasil panennya.

“Saya saat ini berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur untuk melihat yang pertama panen dan kedua tanam, dan ketiga melihat penggilingan rice milling unit, dari jenis tanaman padi varietas IPB 3S,” kata dia, Kamis (29/4/2021), saat panen raya.

Dari hasil tanam itu, dia memastikan bahwa produksi padi yang ada, dari panen yang ada betul-betul bisa memenuhi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Sehingga kalau itu betul-betul ada barangnya, ada padinya yang dipanen, kemudian nanti muncul produksi menjadi beras.

“Kepastian mengenai jumlah produksi itu betul-betul bisa dikalkulasi dan bisa dihitung. Oleh sebab itu, Pemerintah Indonesia tidak perlu impor. Hanya saja, hitungan jumlah produksi itu harus pasti, karena ini menyangkut masalah kebutuhan bahan pokok.

Jokowi sapaan akrabnya, menjelaskan, informasi yang didapatkan olehnya dari luasan lahan 1 hektare dengan tanaman padi varietas IPB 3S mampu menghasilkan 12 ton.

“Saya mendapat informasi banyak mengenai 1 hektar yang ditanam dengan varietas IPB 3S yang bisa menghasilkan 12 ton. Ini hasil yang bagus sekali, dan saya tindaklanjuti dengan IPB agar ini bisa dikembangkan dalam jumlah yang besar lagi,” ujar Presiden.

Oleh sebab itu, ditegaskan olehnya, atas dasar pengembangan padi yang bisa menghasilkan jumlah besar, ketahanan dan kedaulatan pangan betul-betul bisa diraih tanpa harus impor dari negara lain.

Selain itu, dari hasil dialog dengan petani Desa Kanigoro, Jokowi akan memenuhi kebutuhan alat-alat sarana dan prasarana yang berkaitan dengan teknologi pertanian.

“Tadi diminta oleh para petani mengenai mesin panen, traktor, dan hal-hal yang lainnya. Saya kira, tadi sampaikan, akan kita penuhi karena memang sangat dibutuhkan sekali oleh para petani disini,” pungkas Presiden.

Seperti diketahui, kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo di Kabupaten Malang didampingi oleh Ketua DPR Republik Indonesia, Puan Maharani dan para Menteri. Dan, disambut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Malang, Sanusi.

BY GeNTha