Home Media PMI / TKI Pekerja Migran Dari Gersik di Karantina di Stadiom Gelora Joko Samudro

Pekerja Migran Dari Gersik di Karantina di Stadiom Gelora Joko Samudro

36
0
SHARE
Pekerja Migran Dari Gersik di Karantina di Stadiom Gelora Joko Samudro

mediaLABOUR.com -  Gersik,  Para pekerja migran asal Gresik yang pulang kampung mulai menempati tempat karantina di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik. Sebanyak 11 pekerja migran tiba di lokasi karantina itu, pada Jumat (30/4/2021). Tiba di Bandara Juanda, para pekerja migran menjalani tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya selama dua hari.

Sebanyak 11 pekerja migran itu diangkut dari Asrama Haji Sukolilo menggunakan dua minibus milik Pemkab Gresik. Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Gresik Samsul Arifin mengatakan, 11 pekerja migran yan menempati Gejos itu berdomisili di Kecamatan Sidayu dan Kecamatan Sangkapura di Kepulauan Bawean. "Enam orang pulang dari Malaysia, dan lima dari Singapura. Mereka wajib menjalani karantina di sini selama tiga hari, sebelum diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing," ujar Samsul saat ditemui awak media di lokasi, Jumat. Sesuai dengan arahan dan hasil koordinasi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, para pekerja migran yang selesai dikarantina di Surabaya harus menjalani karantina di Gejos selama tiga hari. Sebelum masuk ke dalam kamar yang mereka tempati di Gejos, para pekerja migran menjalani tes swab PCR. Seluruh pekerja migran dinyatakan negatif. "Total sudah ada 16 orang pekerja yang dikarantina di sini sejak Minggu (25/4/2021) kemarin," kata Samsul. Salah satu pekerja migran dari Kecamatan Sangkapura, Bawean, Makmun (29) mengaku sudah tujuh tahun bekerja di Malaysia. Ia rela menjalani karantina sesuai ketentuan demi mencegah penyebaran Covid-19. Meski, Makmun merasa canggung. Baca juga: Warga Surabaya Dilarang ke Luar Kota Saat Lebaran, Kadishub: Kita Sarankan untuk Staycation "Tidak apa-apa, mau bagaimana lagi demi Indonesia," ucap Makmun. Dinas Tenaga Kerja Gresik bersama Dinas Kesehatan Gresik terus menjalin komunikasi dengan Satgas penanganan Covid-19 Jawa Timur untuk memantau para pekerja migran asal Gresik yang datang ke Tanah Air. ( sumber kompas.com)

Lagaligo